<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: adakah cinta sejati itu???</title>
	<atom:link href="http://fika-imyut.blog.friendster.com/2008/02/adakah-cinta-sejati-itu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fika-imyut.blog.friendster.com/2008/02/adakah-cinta-sejati-itu/</link>
	<description></description>
	<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 07:28:56 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
		<item>
		<title>By: andri</title>
		<link>http://fika-imyut.blog.friendster.com/2008/02/adakah-cinta-sejati-itu/#comment-11</link>
		<dc:creator>andri</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2008 03:58:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fika-imyut.blog.friendster.com/2008/02/adakah-cinta-sejati-itu/#comment-11</guid>
		<description>Cinta sejati adalah saya

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Cinta sejati adalah saya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mukhtarom</title>
		<link>http://fika-imyut.blog.friendster.com/2008/02/adakah-cinta-sejati-itu/#comment-10</link>
		<dc:creator>Mukhtarom</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2008 13:39:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fika-imyut.blog.friendster.com/2008/02/adakah-cinta-sejati-itu/#comment-10</guid>
		<description>gaya thok mas.....
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gaya thok mas&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mukhtarom</title>
		<link>http://fika-imyut.blog.friendster.com/2008/02/adakah-cinta-sejati-itu/#comment-9</link>
		<dc:creator>Mukhtarom</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Feb 2008 08:40:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fika-imyut.blog.friendster.com/2008/02/adakah-cinta-sejati-itu/#comment-9</guid>
		<description>Saya Perempuan

Bukan cuma karena rambut saya panjang hampir menyentuh pinggang

Bukan cuma karena saya ber-lipstick yang membuat pria melirik

Bukan cuma karena saya memakai rok yang mempersulit saya saat jongkok

Bukan cuma karena dada saya membusung memancing nafsu membumbung saat terbungkus bra berenda memancing gelora

Saya Perempuan
Bukan cuma karena saya menyukai warna pink yang membuat saya tampak langsing

Bukan cuma karena saya menangis saat hati gerimis

Bukan cuma karena saya suka curhat sampai mulut berkarat

Saya Perempuan
Bukan cuma karena saya menstruasi yang mengeluarkan darah bermili-mili

Bukan cuma karena saya menyediakan diri untuk dibuahi

Bukan cuma karena saya punya kandungan tempat dimana sperma dititipkan

Saya Perempuan
Karena Hawa yang menyebabkan Adam terdampar di dunia fana

Saya Perempuan
Karena di rahim saya tersimpan calon manusia

Karena saya menggenggam nyawa kedua 9 bulan lamanya

Karena jabang bayi saya yang kehausan akan berteriak "Ibu, aku mau nyusu"

Saya Perempuan
Karena saya mampu meredam dendam

Karena kesabaran saya memaafkan kebohongan

Karena saya berusaha wujudkan impian menjadi kenyataan

Saya Perempuan
Karena air mata saya adalah senjata yang dapat mengalahkan logika

Karena saya berani melihat dengan mata hati saat tirani mengikat hak asasi

Karena saya tak rendah diri walau tak bisa jadi imam untuk lelaki

Saya Perempuan
Karena sabda alam menakdirkan pria bertekuk lutut di sudut kerling wanita

Saya Perempuan
Karena pada saya lah dimulainya sejarah
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya Perempuan</p>
<p>Bukan cuma karena rambut saya panjang hampir menyentuh pinggang</p>
<p>Bukan cuma karena saya ber-lipstick yang membuat pria melirik</p>
<p>Bukan cuma karena saya memakai rok yang mempersulit saya saat jongkok</p>
<p>Bukan cuma karena dada saya membusung memancing nafsu membumbung saat terbungkus bra berenda memancing gelora</p>
<p>Saya Perempuan<br />
Bukan cuma karena saya menyukai warna pink yang membuat saya tampak langsing</p>
<p>Bukan cuma karena saya menangis saat hati gerimis</p>
<p>Bukan cuma karena saya suka curhat sampai mulut berkarat</p>
<p>Saya Perempuan<br />
Bukan cuma karena saya menstruasi yang mengeluarkan darah bermili-mili</p>
<p>Bukan cuma karena saya menyediakan diri untuk dibuahi</p>
<p>Bukan cuma karena saya punya kandungan tempat dimana sperma dititipkan</p>
<p>Saya Perempuan<br />
Karena Hawa yang menyebabkan Adam terdampar di dunia fana</p>
<p>Saya Perempuan<br />
Karena di rahim saya tersimpan calon manusia</p>
<p>Karena saya menggenggam nyawa kedua 9 bulan lamanya</p>
<p>Karena jabang bayi saya yang kehausan akan berteriak &#8220;Ibu, aku mau nyusu&#8221;</p>
<p>Saya Perempuan<br />
Karena saya mampu meredam dendam</p>
<p>Karena kesabaran saya memaafkan kebohongan</p>
<p>Karena saya berusaha wujudkan impian menjadi kenyataan</p>
<p>Saya Perempuan<br />
Karena air mata saya adalah senjata yang dapat mengalahkan logika</p>
<p>Karena saya berani melihat dengan mata hati saat tirani mengikat hak asasi</p>
<p>Karena saya tak rendah diri walau tak bisa jadi imam untuk lelaki</p>
<p>Saya Perempuan<br />
Karena sabda alam menakdirkan pria bertekuk lutut di sudut kerling wanita</p>
<p>Saya Perempuan<br />
Karena pada saya lah dimulainya sejarah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mukhtarom</title>
		<link>http://fika-imyut.blog.friendster.com/2008/02/adakah-cinta-sejati-itu/#comment-8</link>
		<dc:creator>Mukhtarom</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Feb 2008 05:52:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fika-imyut.blog.friendster.com/2008/02/adakah-cinta-sejati-itu/#comment-8</guid>
		<description>Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisa-lah yang
membuatnya jadi rumit.Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu
merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi
kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran
adalah sebuah pilihan.
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisa-lah yang<br />
membuatnya jadi rumit.Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu<br />
merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi<br />
kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran<br />
adalah sebuah pilihan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
